Khusus bagi anda yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan berkendaraan, kami pilihkan ban-ban terbaik dari salah satu produsen ban ternama “Dunlop”. Selain dengan desainnya yang semakin atraktif, dan kualitas produk yang tinggi menyebabkan ban dunlop ini menempati 3 besar menguasai pangsa pasar indonesia. Tersedia banyak tipe ban mobil dunlop dengan harga bisa  miring,  karena anda terkoneksi langsung dengan distributor ban dunlop.

Info dan Pemesanan dapat menghubungi :

Icha (02195484549)
jabatek22@gmail.com

jual-ban-dunlop

ban dunlop harga distributor

Download PriceList  :

Daftar Harga  Ban Dunlop

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia.

Cara Mencari Mobil Keluarga Ideal Terbaik

Mobil merupakan alat transportasi yang ideal untuk keluarga. Hanya saja tidak semua mampu memilikinya, karena harganya masih terlalu mahal untuk ukuran rata-rata orang indonesia. Memilki sebuah Mobil Keluarga yg Ideal tentunya keinginan kita bersama. Bagi Anda yg berencana untuk membeli jenis kendaraan ini, saya akan memberikan tips “Cara Mencari Mobil Keluarga Ideal Terbaik” :

1. Mulailah mencari iklan dari koran atau majalah kesayangan anda.
2. temukan & kumpulkan data Dealer mobil yang telah memiliki reputasi baik
3. Bertanyalah pada Dealer tadi tentang mobil yang memiliki prospek bagus, tentunya jenis Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
4. Lakukan Test Driving untuk menentukan pilihan mobil yg tepat
5. Tanyakan berapa KM jarak yang bisa ditempuh mobil untuk 1 liter BBM. Perhitungkan pula sisi effisiensinya.
6. Pertimbangkan budget
7. Jangan membuat keputusan final sebelum Anda mencoba 3 -4 jenis mobil yg berbeda
8. Pastikan Mobil pilihan kita mendapatkan sertifikat lulus safety test
9. Terakhir, barulah menentukan warna mobil yg akan Anda beli

Free webhosting
Berikut beberapa tips untuk merawat ban:

* Periksa tekanan angin ban dan kondisi fisik secara berkala.

* Saat motor diparkir gunakan standard tengah untuk mengurangi tekanan pada ban pada posisi yang sama di waktu yang lama.

* Hindari kontaminasi dengan cairan-cairan kimia yang merusak, oli dan bensin segera bersihkan dengan air dan sabun jika terkena cairan tersebut.

* Hindari kontak dengan sinar matahari dengan waktu yang lama karena akan membuat karakter karet ban berubah.

* Demi keamanan, ganti ban yang sudah melewati batas TWI.

Cara memasang ban yang baik dan benar

Dalam memasang ban ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi keselamatan pengendara dan keawetan ban di antaranya:

* Gunakan peralatan yang tidak merusak ban atau velg.

* Pastikan velg sejajar dengan rim line saat terpasang.

* Pastikan arah putar sesuai dengan petunjuk.

* Cek tekanan angin agar sesuai dengan standardnya.

* Sesuaikan ukuran ban dalam terhadap ban luarnya.

* Pastikan tidak ada benda asing seperti krikil tajam, beling atau paku di dalam ban.

* Gunakan selalu rim tape untuk melindungi ban dalam dari tusukan spoke velg.

* Pastikan bahwa posisi Valve ban dalam sesuai dengan tanda posisi Valve yang tertera pada ban.

* Kencangkan mur ban dalam seperlunya.

* Setelah mengganti ban belakang sejajarkan posisinya agar lurus terhadap ban depan untuk menghindari keolengan.

* Setelah ban terpasang tarik beberapa kali tuas rem terutama rem hidrolik sampai terasa tekanan rem sudah kembali normal untuk menghindari terjadinya rem blong.

http://unintended.web.id

Temukan Informasi Rental Mobil Medan, Sewa Mobil Medan, Rental Mobil Di Medan, dan Sewa Mobil Di Medan hanya di Rental & Sewa Mobil Medan : Jasa Rental & Sewa Mobil Di Medan 88DB.com

Written by backrest

September 22, 2008 at 10:28 am

Posted in ban asli, ban belakang, ban mobil, ban motor, industri ban, karet ban, produk ban, tekanan angin ban, ukuran ban, valve ban
Cara Memilih Ban Yang Baik

without comments
Masalah ban pada kendaraan juga membicarakan masalah nyawa. Pasalnya faktor keamanan kita ketika mengendarai kendaraan sangat ditentukan oleh kondisi ban. Selain itu harus disesuaikan pula dengan kondisi jalannya. Sebagai contoh, jika jalannya mulus, ban yang harus digunakan ban yang memiliki “kembang halus”.

Mengapa demikian? Sebab struktur karet ban lebih bagus juga daya cengkeram ke aspal lebih baik. Berbeda dengan kembang kasar yang lunak. Kalau digunakan untuk jalan beraspal akan cepat habis, selain suaranya juga berisik.

Seperti dikutip dalam situs astraworld.com, jika ingin mencari kenyamanan berkendara, gunakan profil (aspect ratio) tebal saja (60, 65, 70). Sementara kalau memakai profil tipis (50, 45, 35) nilai lebihnya juga ada, karena pengendalian dan stabilitas juga lebih baik, di samping tampilan Boil menjadi gagah.

Namun minusnya, bantingan keras dan steer rada liar dikendalikan. Di jalan bergelombang, penumpang dan pengemudi akan merasakan getaran yang kuat. Kalau mau, agar pelek tidak kena benturan, cari yang dindingnya menggelembung seperti ban donat.

Begitu pula saat membeli ban, jangan tergiur karena harga ban tersebut murah. Ada pula ban yang sudah lama disimpan hingga kadaluwarsa, padahal telapaknya masih utuh. Jika kelamaan disimpan, ban bisa jadi keras dan kering. Akibatnya mudah pecah.

Ini yang kerap menyebabkan ban mobil/motor meledak sewaktu Boil berjalan atau kelebihan beban. Khusus untuk ban impor, mudah dilihat pada kode yang ada di dindingnya. Yakni, ada cap DOT (Department of Transportation), ukuran ban, nomor produksi, tipe, dan bahan ban.

DOT ini merupakan standar internasional, supaya konsumen mendapatkan jaminan. Misalnya, DOT 185. Dua angka di depan menunjukkan minggu dan satu angka di belakang menunjukkan tahun pembuatan. Jadi, ban tersebut dibuat di minggu ke 18 atau bulan Maret 1995.

Di sisi lain, untuk melihat keausan ban, mudah saja. Pada permukaan alur pembuangan air di ban terdapat tanda benjolan setinggi kurang lebih 1,2 mm. Namanya TWI (Thread Wear Indicator). Kalau permukaan ban sudah rata dengan indikator ini, maka ban harus diganti. Cara mengukur kedalaman kembang bisa menggunakan uang logam atau penggaris yang diselipkan di antara celah kembang atau alur.

Jangan lupa periksalah ukuran tekanan angin ban pada waktu ban dingin. Itu penting karena tekanan angin sangat vital dalam pengendalian dan berpengaruh terhadap umur ban. Jangan percaya untuk memberi rasa nyaman berkendara, dengan cara mengurangi tekanan angin. Kita tahu bahwa ban yang rada kempes memperpendek umur, karena lebih cepat mengalami kebotakan.

Kenapa ban cepat botak? Karena, bidang sentuh dengan permukaan jalan lebih lebar dan keausan menjadi tidak merata, khususnya pada bahu ban. Selain itu, lapisan bisa terpotong dari karetnya, dinding ban retak, dan penggunaan BBM jadi rada boros.

Begitu pula sebaliknya, kelebihan angin pun tidak bagus karena bannya menjadi keras. Bahkan kemampuan ban meredam guncangan menjadi berkurang pula. Dalam kondisi seperti itu, Boil cenderung selip ke samping. Bahkan ban bisa pecah bila mengalami benturan. Dampak lainnya ban bagian tengah akan cepat aus dari pada bahunya.

Written by backrest

July 14, 2008 at 9:34 pm

Posted in bahan ban, ban import, ban mobil, ban motor, daftar ban, guidepost, harga ban, harga ban mobil, pabrik ban, tekanan ban, ukuran ban
Merawat Ban Agar Awet

without comments

Berikut beberapa tips untuk merawat ban:

* Periksa tekanan angin ban dan kondisi fisik secara berkala.

* Saat motor diparkir gunakan standard tengah untuk mengurangi tekanan pada ban pada posisi yang sama di waktu yang lama.

* Hindari kontaminasi dengan cairan-cairan kimia yang merusak, oli dan bensin segera bersihkan dengan air dan sabun jika terkena cairan tersebut.

* Hindari kontak dengan sinar matahari dengan waktu yang lama karena akan membuat karakter karet ban berubah.

* Demi keamanan, ganti ban yang sudah melewati batas TWI.

Cara memasang ban yang baik dan benar

Dalam memasang ban ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi keselamatan pengendara dan keawetan ban di antaranya:

* Gunakan peralatan yang tidak merusak ban atau velg.

* Pastikan velg sejajar dengan rim line saat terpasang.

* Pastikan arah putar sesuai dengan petunjuk.

* Cek tekanan angin agar sesuai dengan standardnya.

* Sesuaikan ukuran ban dalam terhadap ban luarnya.

* Pastikan tidak ada benda asing seperti krikil tajam, beling atau paku di dalam ban.

* Gunakan selalu rim tape untuk melindungi ban dalam dari tusukan spoke velg.

* Pastikan bahwa posisi Valve ban dalam sesuai dengan tanda posisi Valve yang tertera pada ban.

* Kencangkan mur ban dalam seperlunya.

* Setelah mengganti ban belakang sejajarkan posisinya agar lurus terhadap ban depan untuk menghindari keolengan.

* Setelah ban terpasang tarik beberapa kali tuas rem terutama rem hidrolik sampai terasa tekanan rem sudah kembali normal untuk menghindari terjadinya rem blong.

Written by backrest

June 30, 2008 at 10:47 pm

Posted in ban asli, ban belakang, ban mobil, ban motor, guidepost, industri ban, karet ban, produk ban, tekanan angin ban, ukuran ban, valve ban
CARA MEMILIH BAN YANG BAIK

without comments
Masalah ban pada kendaraan juga membicarakan masalah nyawa. Pasalnya faktor keamanan kita ketika mengendarai kendaraan sangat ditentukan oleh kondisi ban. Selain itu harus disesuaikan pula dengan kondisi jalannya. Sebagai contoh, jika jalannya mulus, ban yang harus digunakan ban yang memiliki “kembang halus”.

Mengapa demikian? Sebab struktur karet ban lebih bagus juga daya cengkeram ke aspal lebih baik. Berbeda dengan kembang kasar yang lunak. Kalau digunakan untuk jalan beraspal akan cepat habis, selain suaranya juga berisik.

Seperti dikutip dalam situs astraworld.com, jika ingin mencari kenyamanan berkendara, gunakan profil (aspect ratio) tebal saja (60, 65, 70). Sementara kalau memakai profil tipis (50, 45, 35) nilai lebihnya juga ada, karena pengendalian dan stabilitas juga lebih baik, di samping tampilan Boil menjadi gagah.

Namun minusnya, bantingan keras dan steer rada liar dikendalikan. Di jalan bergelombang, penumpang dan pengemudi akan merasakan getaran yang kuat. Kalau mau, agar pelek tidak kena benturan, cari yang dindingnya menggelembung seperti ban donat.

Begitu pula saat membeli ban, jangan tergiur karena harga ban tersebut murah. Ada pula ban yang sudah lama disimpan hingga kadaluwarsa, padahal telapaknya masih utuh. Jika kelamaan disimpan, ban bisa jadi keras dan kering. Akibatnya mudah pecah.

Ini yang kerap menyebabkan ban Boil meledak sewaktu Boil berjalan atau kelebihan beban. Khusus untuk ban impor, mudah dilihat pada kode yang ada di dindingnya. Yakni, ada cap DOT (Department of Transportation), ukuran ban, nomor produksi, tipe, dan bahan ban.

DOT ini merupakan standar internasional, supaya konsumen mendapatkan jaminan. Misalnya, DOT 185. Dua angka di depan menunjukkan minggu dan satu angka di belakang menunjukkan tahun pembuatan. Jadi, ban tersebut dibuat di minggu ke 18 atau bulan Maret 1995.

Di sisi lain, untuk melihat keausan ban, mudah saja. Pada permukaan alur pembuangan air di ban terdapat tanda benjolan setinggi kurang lebih 1,2 mm. Namanya TWI (Thread Wear Indicator). Kalau permukaan ban sudah rata dengan indikator ini, maka ban harus diganti. Cara mengukur kedalaman kembang bisa menggunakan uang logam atau penggaris yang diselipkan di antara celah kembang atau alur.

Jangan lupa periksalah ukuran tekanan angin ban pada waktu ban dingin. Itu penting karena tekanan angin sangat vital dalam pengendalian dan berpengaruh terhadap umur ban. Jangan percaya untuk memberi rasa nyaman berkendara, dengan cara mengurangi tekanan angin. Kita tahu bahwa ban yang rada kempes memperpendek umur, karena lebih cepat mengalami kebotakan.

Kenapa ban cepat botak? Karena, bidang sentuh dengan permukaan jalan lebih lebar dan keausan menjadi tidak merata, khususnya pada bahu ban. Selain itu, lapisan bisa terpotong dari karetnya, dinding ban retak, dan penggunaan BBM jadi rada boros.

Begitu pula sebaliknya, kelebihan angin pun tidak bagus karena bannya menjadi keras. Bahkan kemampuan ban meredam guncangan menjadi berkurang pula. Dalam kondisi seperti itu, Boil cenderung selip ke samping. Bahkan ban bisa pecah bila mengalami benturan. Dampak lainnya ban bagian tengah akan cepat aus dari pada bahunya.

Written by backrest

June 27, 2008 at 10:39 pm

Posted in bahan ban, ban import, ban mobil, ban motor, daftar ban, guidepost, harga ban, harga ban mobil, pabrik ban, tekanan ban, ukuran ban

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.